Beranda RAGAM Pemuda Muhammadiyah: Mari Dukung Bupati Arie Di Tengah Situasi Efesiensi 

Pemuda Muhammadiyah: Mari Dukung Bupati Arie Di Tengah Situasi Efesiensi 

257

Pada awal tahun 2025, pemerintah Indonesia telah mengumumkan pemberlakuan efisiensi anggaran negara.

Efisiensi tersebut dilakukan dengan mengurangi anggaran beberapa instansi dan biaya program tertentu. Termasuk pemotongan anggaran bagi Pemerintah Daerah Bengkulu Utara.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah melalui Wakil Ketua Bidang Humas Roji Prayitno Amd.Kep meminta seluruh elemen masyarakat memahami dengan utuh keadaan ini, keadaan yang sulit bagi kepemimpinan Bupati Arie Septia Adinata.

“Walaupun situasi anggaran Pemda Bengkulu Utara yang sulit, akibat pemotongan anggaran oleh pemerintah pusat, sebagai rakyat kita wajib optimis dengan kepemimpinan Bapak Arie. Kita yakin bahwa beliau akan memberikan kebijakan terbaik bagi semua elemen masyarakat Bengkulu Utara. Dengan semangat optimis bisa menjadi motivasi dan semangat beliau dalam membangun Bengkulu Utara” Ujar Roji

Ditambahkan Roji bahwa diketahui bersama bahwa membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk memenuhi semua aspirasi masyarakat, karena Bengkulu Utara yang begitu luas dengan jalan rusak yang tidak sedikit akibat peninggalan kepemimpinan di masa lalu, serta kebutuhan lainnya yang membutuhkan anggaran. Walaupun keadaan efesiensi Bapak Arie tetap mengadakan program bedah rumah, program kesehatan gratis, beasiswa bagi mahasiswa, bantuan bedah rumah, bantuan seragam sekolah dan bantuan lainnya. Artinya beliau tetap berinovasi di tengah efesiensi.

“Setahun lebih beliau memimpin Bengkulu Utara, sudah banyak terobosan yang beliau lakukan, beliau juga fokus menata kota Argamakmur yang merupakan sampulnya Kabupaten Bengkulu. Itu merupakan wujud nyata beliau dalam meningkatkan ekonomi masyarakat ditengah keterbatas anggaran yang ada,” Ungkap Roji

Pemerintah pusat menuntut Pemda untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam rangka menutupi kebutuhan anggaran yang kurang, namun Bapak Arie cukup bijak dalam mengambil keputusan, beliau tidak membebani masyarakat dengan meningkatkan pajak, malahan mempermudah.

“Meningkatkan PAD bukan perkara mudah, perlu kajian yang panjang karena kalo di naikkan sektor pajak bumi bangunan saja, ada kabupaten Pati yang sudah viral karena meningkatkan pajak bisa menambah beban bagi masyarakat. Dengan situasi PAD BU yang masih kecil dari kebutuhan yang ada, Pemda BU hari ini masih sangat bergantung dengan transfer dari pusat sedangkan pusat melakukan pemotongan atau efesiensi.”Ungkap Roji

Roji juga mendorong untuk kita semua terus memberikan masukan kepada Pemda BU.

“Mari terus mengawal kepemimpinan Bapak Arie dengan menyampaikan narasi yang positif bukan dengan kebencian apalgi dengan kalimat yang nyinyir. Kalo lah di sampaikan fakta yang ada namun masih bersikeras artinya itu bukan solusi untuk kemajuan daerah tapi ada kebencian, saya pikir itu tidak baik.”Tutup Roji